Terlihat Macho, Tapi Banyak Kerugian Dari Pemakaian Ban Offroad untuk Keseharian


Mobil sejenis SUV atau jip memang sama mempunyai penampilan yang macho dengan dimensi yang besar. Walau mungkin sudah mempunyai penampilan asli yang cukup macho serta gagah, sering sebagian orang merasakan penampilan eksteriornya itu masih kurang macho. 

Oleh karenanya, sebagian orang umumnya akan memodifikasi untuk meningkatkan kesan-kesan macho pada SUV atau Jip kepunyaannya. Antara bermacam langkah modifikasi, pasti modifikasi pelek serta ban ialah yang seringkali didapati. 

Lumayan banyak beberapa pemilik SUV atau Jip akan ganti ban standard bawaan pabrik dengan ban ‘pacul’ atau yang biasa disebutkan ban off-road. Dengan memakai ban off-road, beberapa mereka memandang hal tersebut akan meningkatkan nilai plus pada penampilan dari SUV atau Jip kepunyaannya. 

Walau dengan visual kemungkinan kelihatan lebih macho serta menarik, nyatanya pemakaian ban off-road untuk penggunaan harian tidak disarankan. 

Ban pacul itu kan memang semenjak awal direferensikan cuma untuk off-road saja serta tidak direferensikan untuk on-road. Sebab jika digunakan terus untuk harian, ban off-road itu bisa menjadi cepat rusak sebab ia overheat. 

Ban yang rusak sebab overheat umumnya akan alami yang namanya pelepasan susunan ban atau yang disebutkanseparation. Tidak hanya bisa mengakibatkan kerusakan ban tersebut, pemakaian ban sejenis off-road untuk harian dipandang benar-benar beresiko. 

Bahayanya, tentunya waktu dipakai dalam keadaan hujan lebat dengan kondisi aspal yang licin. Kemungkinan, ban type off-road akan mempunyai potensi grip serta pengereman yang kurang baik dibanding ban standard. 

Pemakaian ban sejenis off-road pada mobil harian, akan membuat kenyamanan dari mobil itu jadi menyusut. Hal itu tentunya sebab kembang ban off-road akan mempunyai bentuk yang kasar dibanding ban biasa.

Posting Komentar

0 Komentar