Mengetahui Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia


Penyebab cuaca panas ekstrim di Indonesia adalah gerak semu matahari. Hal tersebut diungkapkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG untuk menjelaskan cuaca panas ekstrim yang dirasakan oleh sebagian besar wilayah Indonesia. Fenomena gerak semu matahari terjadi akibat Rotasi Bumi dan Revolusi Bumi yang membuat matahari seolah terus bergerak. 

Inilah Penyebab Cuaca Panas Ekstrim di Indonesia 

Mereferensi dari harapanrakyat.com berikut ini adalah penjelasan mengenai penyebab cuaca panas ekstrim yang terjadi di Indonesia: 

· Gerak Semu Harian Matahari 

Fenomena gerak semu matahari ini terjadi setiap hari dimana matahari bergerak dari Timur ke Barat jika dilihat dari Bumi. Pergerakan semu yang terjadi membuat orang bisa memperkirakan waktu dengan melihat posisi matahari dan bayangan benda akibat pantulan cahaya matahari. Sebenarnya hal tersebut hanyalah semu karena matahari tidak pernah bergerak. Sebaliknya Bumi-lah yang bergerak pada porosnya sehingga matahari yang terlihat seperti bergerak. 

Waktu Bumi melakukan sekali rotasi adalah 23 jam 51 menit 46 detik. Gerak semu harian matahari terjadi kurang lebih selama 12 jam. Satu belahan Bumi yang menghadap matahari akan merasakan matahari seperti bergerak, sedangkan di belahan lainnya akan terjadi waktu malam. Di waktu malam, matahari tidak terlihat sehingga tidak terjadi gerakan semu. 

· Gerak Semu Tahunan Matahari 

Penyebab cuaca panas ekstrim di Indonesia dipengaruhi oleh gerak semu tahunan matahari. Fenomena ini terjadi karena Bumi mengelilingi Matahari atau yang lebih dikenal dengan Revolusi Bumi. Karena Revolusi Bumi, posisi matahari terlihat berubah-ubah seperti di Utara dan Selatan Bumi. Hal tersebut juga berakibat pada posisi Bumi yang jarang berada di bagian atas equator atau khatulistiwa. 

Berbeda dengan bulan September 2019 dimana matahari terlihat seperti bergerak ke arah Selatan. Dan puncaknya di bulan Oktober 2019 matahari terlihat seperti berada di Selatan garis Khatulistiwa. Posisi tersebut menyebabkan radiasi sinarnya meluas dan suhu udara di beberapa bagian Bumi meningkat termasuk Indonesia. 

· Dampak yang Terjadi Akibat Gerak Semu Harian Matahari 

Gerak semu harian matahari bukan penyebab cuaca panas ekstrim di Indonesia. Dampak dari gerak semu harian matahari adalah matahari yang terlihat bergerak dari Timur ke Barat meskipun hal tersebut sebenarnya tidak terjadi. Selain itu gerak semu ini juga berpengaruh pada pembagian waktu siang dan malam yang dirasakan oleh makhluk di Bumi. 

Di saat bagian Selatan Bumi berhadapan langsung dengan matahari maka wilayah tersebut berada pada waktu siang. Sedangkan wilayah lainnya akan berada pada waktu malam karena tidak terkena sinar matahari. Dampak lainnya yaitu perbedaan waktu antara satu wilayah Bumi dengan wilayah Bumi lainnya. 

· Gerak Semu Tahunan Matahari Penyebab Cuaca Panas Ekstrim 

Gerak semu tahunan matahari yang terjadi dalam kurun waktu satu tahun menyebabkan adanya perbedaan penyinaran matahari pada berbagai belahan Bumi. Hal tersebut juga menjadi penyebab cuaca panas ekstrim di Indonesia. 

Perputaran Bumi mengelilingi matahari atau Revolusi Bumi yang terjadi selama 1 tahun menyebabkan wilayah Utara Bumi mendapatkan sinar matahari yang lebih lama dibandingkan wilayah Selatan Bumi. Keadaan tersebut terjadi selama 6 Bulan, dan untuk 6 Bulan selanjutnya akan terjadi keadaan sebaliknya dimana wilayah Selatan Bumi akan mendapatkan sinar matahari lebih lama dibandingkan wilayah Utara Bumi. 

Dampak lain dari gerak semu tahunan adalah perubahan suhu udara dan perubahan musim. Ketika posisi matahari ada di bagian Utara garis equator (khatulistiwa) maka wilayah Utara Bumi berada pada musim dingin dan beberapa wilayah lainnya mengalami musim semi. Sedangkan di bagian Selatan Bumi terjadi musim gugur dan musim dingin. 

Begitupula jika matahari berada di sebelah Selatan garis equator maka belahan Selatan Bumi akan terjadi musim panas dan musim semi, sedangkan wilayah Utara terjadi musim gugur dan musim dingin. Seiring dengan musim yang berubah maka suhu udara yang terjadi juga ikut berubah. Suhu udara berubah sesuai dengan posisi semu matahari sehingga beberapa wilayah di Indonesia mengalami cuaca panas ekstrim. 

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Matahari tidak benar-benar bergerak namun Bumi-lah yang bergerak dengan Rotasi dan Revolusi. Semoga informasi di atas membantu Anda mengetahui apa penyebab cuaca panas ekstrim di Indonesia. 

Posting Komentar

0 Komentar