Lakukan Langkah Berikut Ketika Mengalami Gejala atau Ciri-ciri Virus Corona

Lakukan-Langkah-Berikut-Ketika-Mengalami-Gejala-atau-Ciri-ciri-Virus-Corona

Virus corona hingga saat ini masih menjadi salah satu keresahan masyarakat dunia. Karena kehadiran virus ini membuat beberapa orang mengalami sakit, bahkan hingga meninggal dunia. Penyebaran yang cepat serta belum didukung dengan adanya antivirus untuk mengatasinya membuat penyakit yang disebabkan oleh virus corona atau COVID-19 (corona virus disease 2019) masih belum bisa ditangani secara maksimal. Di Indonesia sendiri, jumlah penderita selalu mengalami peningkatan dari hari per harinya. Sebagian besar penderita umumnya mengalami gejala atau ciri-ciri virus corona yang menyerupai orang sakit flu.

Dalam menanggulangi pandemi virus corona ini, pemerintah Indonesia sudah mulai memberlakukan social distancing dan pembatasan wilayah. Berbagai sekolah maupun instansi-instansi pun sudah banyak yang diliburkan agar tetap di rumah saja untuk mengurangi penyebaran virus yang semakin meluas. Karena memang cara penyebaran virus corona selain cepat, juga terbilang sangat mudah. Dimana bisa menular melalui percikan atau tetesan air dari penderita COVID-19 yang sedang batuk, bersin, tertawa, maupun berbicara dan mengenai individu lain yang sedang berhadapan dengannya.

Seseorang yang terpapar virus corona ini akan menunjukkan respon yang berbeda-beda pada tubuhnya. Dimana jika memiliki daya tahan tubuh, gejala atau ciri virus corona yang muncul terbilang ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun berbeda kasus jika terpapar pada lansia, anak-anak, maupun orang yang sudah menderita penyakit sebelumnya, reaksi tubuh bisa menunjukkan gejala yang sangat serius dan perlu perawatan medis karena berpotensi menyebabkan komplikasi serius.

Meskipun penyakit ini bisa diketahui melalui berbagai gejala umum layaknya orang sakit flu, seperti demam tinggi, pilek, sakit kepala, batuk, dan sesak napas, sayangnya penderita sudah bisa menularkannya pada orang lain bahkan sebelum gejala muncul. Karena saat tubuh terpapar virus corona, akan terjadi masa inkubasi virus selama 14 hari di dalam tubuh dan belum menunjukkan gejala apapun. Selama masa inkubasi inilah, penderita yang bersin, batuk, atau berbicara dengan mengeluarkan percikan air bisa menularkannya pada orang lain yang sehat. Sehingga tak heran, banyak penderita yang tidak sadar sudah menularkannya pada orang lain lantaran merasa tubuhnya sehat-sehat saja, tanpa gejala aneh apapun.

Seperti yang kita ketahui, virus corona penyebab penyakit COVID-19 merupakan jenis virus SARS-CoV-2 yang menyerang sistem pernapasan. Pada penderita dengan kondisi parah, biasanya gejala semakin bertambah serius, dimana bisa mengalami batuk parah dan sesak napas. Gejala ini cukup serupa dengan gejala pneumonia, dimana paru-paru sudah terinfeksi oleh bakteri, jamur, ataupun virus. Sehingga seseorang akan mengalami sesak napas pendek, bahkan jika kondisinya semakin parah bisa menyebabkan sulit bernapas.

Apabila mendapati orang terdekat atau diri Anda sendiri mengalami beberapa gejala virus corona, sebaiknya jangan takut dan panik terlebih dahulu. Untuk gejala ringan, sebaiknya Anda segera melakukan isolasi mandiri dengan terus berkonsultasi dengan pihak medis. Sedangkan bagi Anda yang mengalami gejala yang cukup berat, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter dan melakukan perawatan di rumah sakit yang memang ditunjuk oleh pemerintah sebagai rumah sakit rujukan COVID-19.

Anda juga bisa mengikuti anjuran pemerintah dengan menghubungi melalui pesan singkat COVID-19 di +6281133399000, segera menghubungi call center 119, atau ke call center pada rumah sakit terdekat yang menjadi rujukan bagi penderita COVID-19. Anda bisa menyampaikan gejala atau ciri-ciri virus corona yang dirasakan serta riwayat perjalanan yang dilakukan dalam dua pekan terakhir. Sampaikan juga usia dan jenis kelamin. Nantinya pihak rumah sakit akan memberikan instruksi tertentu.

Posting Komentar

0 Komentar